Saturday, 27 September 2014

Bahaya Toksoplasma

womansday.com

Penyakit toksoplasma disebabkan oleh parasit Toksoplasma Gondii. Menurut keterangan, ukuran parasitnya lebih besar dari virus dan lebih kecil dari kuman. Parasit Toksoplasma ditemukan pada kucing, anjing, tikus, juga babi. Semuanya memiliki potensi penularan yang sama. Namun begitu, penyakit ini hanya berkembang biak di tubuh kucing dan bisa ikut keluar bersama kotorannya. 

Dikarenakan parasit ini mudah melekat pada jemari tangan, maka dari itu jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sesudah melakukan kontak langsung dengan binatang peliharaan, dan sebelum melakukan aktivitas lain. Mencium bulu yang telah dihinggapi parasit toksoplasma adalah salah satu cara penularannya. Gejala dari Toksoplasma kadang tidak berdampak terkecuali saat daya tahan tubuh menurun. Gejala yang timbul biasanya seperti flu, sakit kepala, atau demam. Bagi wanita hamil, nampaknya perlu lebih waspada. Parasit Toksoplasma bisa berakibat fatal, mulai dari keguguran sampai menyebabkan cacat janin. 

Text by Nadiyah Nur

Waktu Tepat untuk Makan Buah

Insight.nhtv.nl

Memakan buah setelah makan berat tidak memberikan manfaat berarti bagi tubuh, karena tubuh tidak akan mencerna dengan baik nutrisi yang terdapat dalam buah. Waktu makan buah yang baik adalah 15-30 menit sebelum makan. Dengan begitu, nutrisi dan serat akan terserap sempurna dikarenakan kondisi perut kita yang masih kosong. Cara makan buah ini juga sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Dengan catatan lain, pengonsumsi tidak memiliki masalah dengan lambung, seperti penyakit maag, karena mengonsumsi buah sebelum makan berat malah akan menaikkan asam lambung.

Namun begitu, makan buah setelah makan sama sekali tidak dilarang, tetapi perlu diperhatikan. Kita harus memberi jeda waktu sekitar 3 jam setelah makan berat, baru kita bisa memakan buah-buahan. Untuk memberikan hasil maksimal, jangan lupa untuk memperhatikan buah yang kita konsumsi, dari segi higienitas, serta disarankan untuk mengonsumsi buah organik dan menghindari buah beku atau buah kaleng.

Text by Nadiyah Nur

Virus Mers, Bergejala Flu Berdampak Kematian

yourhealth.asiaone.com

Hingga kini, virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome) sudah merenggut lebih dari 100 nyawa. Virus yang kini sedang gencar-gencarnya menyerang penduduk Arab Saudi sebenarnya sudah ada sejak 2012 lalu. Walaupun kasus ini juga ada di negara lain, kasus terbanyak yang terjadi adalah di Arab Saudi. Namun, apa yang disebut dengan virus MERS? Virus MERS adalah virus yang menyerupai penyebab SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), adapun virus MERS yang disebabkan oleh infeksi Corona disebut MERS-CoV. Para peneliti menduga bahwa sumber virus adalah unta. Gejala yang ditimbulkan MERS awalnya adalah demam, flu, batuk dan bersin. Namun gejala sederhana itulah yang dapat berpotensi menyebabkan kematian bila tidak ditangani dengan cepat. Agar virus ini tidak menyerang Anda, penting untuk menjaga kesehatan sebelum pergi ke Arab Saudi agar sistem kekebalan tubuh dapat bekerja maksimal. Dianjurkan untuk gunakan masker, hindari pula kontak secara dekat dengan orang yang sedang menderita sakit.

Text by Nadiyah Nur

Tips Bekerja yang Baik di Depan Komputer

images.reachsite.com

Tahukan Anda? Posisi tubuh yang salah saat bekerja di depan komputer bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Bila disepelekan, ini bisa saja menjadi hal yang mengganggu pekerjaan. Saat bekerja di depan komputer, baiknya posisi tangan, pergelangan, dan lengan dalam posisi garis lurus. Selanjutnya, jangan menggunakan tekanan maksimal saat kita mengetik, hal itu bertujuan agar tangan tidak cepat merasa pegal dan menghindari kita dari kehabisan tenaga. Jarak mata dengan layar pun harus diperhatikan, baiknya jangan terlalu dekat.  Selain itu, kita harus berkedip lebih sering. Fakta membuktikan, berkedip jadi kurang 5x dari rata-rata saat kita bekerja di depan komputer, hal itu dapat mengakibatkan mata kering, gatal, dan sakit kepala. Satu lagi hal yang tak kalah penting, kita harus meluangkan waktu 5-10 menit perjam untuk istirahat, dengan keluar ruangan atau sejenak berdiri. Tujuannya yaitu untuk mengembalikan pandangan agar fokus kembali setelah lama dan lelah bekerja di depan komputer.

Text by Nadiyah Nur

Tidak Boleh Minum Sambil Berdiri, Benarkah?

womansworld.in

Pernah mendengar larangan untuk tidak minum sambil berdiri? Lalu, seberapa seringkah kita minum sambil berdiri? Hati-hati, ternyata larangan itu ada benarnya. Bila kebiasaan buruk tersebut terus dilakukan, kesehatan ginjal kita bisa jadi taruhan. Dilihat secara adab dan kesehatan, minum sambil berdiri memang tidak baik. Tubuh kita diciptakan memiliki sfringer yang berfungsi sebagai penyaring. Sfringer adalah suatu struktur maskuler yang bisa membuka ketika kita duduk, dan menutup ketika kita berdiri. Walaupun secara kasat mata air yang kita minum terlihat bersih, namun faktanya belum 100% steril. Maka dari itu, air yang masuk ke tubuh perlu disaring kembali oleh sfringer. Apabila air yang kita minum tidak melewati filterisasi, maka akan terjadi pengendapan yang bisa mengakibatkan batu ginjal. Nah, itulah alasannya mengapa kita tidak dianjurkan untuk minum sambil berdiri. Mulai saat ini, alangkah lebih baik jika kita membiaskan tidak minum sambil berdiri, dan tidak terburu-buru ya guys!


Text by Nadiyah Nur

Tetap Olahraga Meski Sedang Berpuasanytimes.com

nytimes.com

Untuk menjaga kebugaran tubuh, olahraga pun mesti dikukan meski sedang berpuasa. Anggapan bahwa dengan olahraga saat berpuasa bisa menjadikan tubuh lemas, itu harus ditepis. Namun, porsi olahraga yang dilakukan pun tentunya dikurangi, yaitu sekitar 20 sampai 30 menit lamanya di saat 30 sampai 60 menit sebelum berbuka puasa. Waktu tersebut dianggap baik karena selain mendekati waktu buka puasa, energi dan cairan yang hilang karena olahraga bisa cepat tergantikan, hal ini juga bisa menjaga metabolisme bagi penderita diabetes. Olahraga ringan yang mungkin bisa dilakukan adalah berjalan, jogging, berenang, bulutangkis, atau bersepeda. Bahkan, olahraga akroyoga pun bisa dilakukan, dan sebenarnya dengan berbelanja pun kita kita sudah melakukan olahraga ringan. Sama halnya seperti olahraga diluar bulan puasa, dengan olahraga di bulan puasa pun kita bisa membakar kalori, dan yang paling penting bisa mengontrol dan mencegah naiknya berat badan. So, yuk kita ngabuburit dengan berolahraga!

Text by Nadiyah Nur

Stroke Mata

www.beautythroughstrength.com

Selain otak, sepasang mata kita yang merupakan salah satu panca indra juga ternyata bisa terkena penyakit stroke. Stroke mata merupakan penyakit emergency yang harus ditangani cepat dalam waktu 24 jam. Kalau tidak, penderita stroke bisa mengalami kebutaan. Hati-hati dalam membaca gejala stroke mata karena gejala yang dirasakan hampir sama dengan gejala diabetes, yaitu perubahan dalam pandangan yang tiba-tiba menjadi kabur dan gelap, terkadang disertai mata yang memerah dan biasanya hanya terjadi pada satu bagian mata.

Stroke mata terjadi karena adanya penyumbatan di pembuluh arteri retina atau di vena retina. Namun, kita masih bisa melakukan pencegahan terhadap stroke yang dapat menyebabkan kebutaan permanen ini. Lagi-lagi, gaya hidup tak sehat, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kualitas istirahat yang buruk, dan olahraga tak teratur bisa menjadi penyebab utamanya. Karena bisa jadi, stroke mata ini adalah awal dari gejala stroke otak yang lebih bahaya dari sekadar stroke mata.

Text by Nadiyah Nur